2022-03-24T04:00:54.940Z2022-03-24T04:00:54.940Z
Thursday, Mar 24, 2022

Berusaha Mindful, Malah Mind Full

Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, semakin menjamur pula tawaran-tawaran teknik healing yang beredar di masyarakat. Salah satunya yang cukup populer saat ini adalah mindfulness.


Banyak penelitian yang memang mengindikasikan bahwa metode latihan mindfulness dapat membantu individu yang mengalami hambatan psikologis secara signifikan. Akan tetapi, sebagian individu justru mengalami dampak yang sebaliknya. Bukannya, semakin tenang justru muncul self-blaming, self-judging, terpuruk, overthinking, bahkan di beberapa kasus justru trauma muncul kembali.


Hal ini bukan menunjukkan bahwa mindfulness tidak efektif atau indvidu tersebut salah dalam melakukan latihan mindfulness tetapi hal ini menunjukkan bahwa individu tersebut memerlukan bantuan dengan metode lain. Arti mindfulness sendiri adalah kesadaran utuh, berarti ketika individu berlatih mindfulness individu akan dihadapkan dengan dirinya secara menyeluruh, baik sensasi fisik, emosi, atau bahkan memori atau pikiran. Jika seseorang harus berhadapan langsung dengan memori traumatiknya atau pikiran-pikiran tajamnya, tentunya alih-alih menjadi tenang justru akan semakin menderita. Oleh karena itu, proses healing untuk individu yang mengalami trauma tidak dapat disamakan dengan individu pada umumnya.


Perlu pendekatan khusus agar memori traumatik yang dialami tidak muncul kembali. Hal ini tentunya diperlukan bimbingan profesional yang tidak hanya mengenal tata cara berlatih mindfulness tetapi juga mengenal trauma dengan mendalam.


Berlatih mindfulness dirumah ? boleh, tetapi jika memang ketika berlatih muncul memori traumatik yang berulang, sebaiknya carilah profesional untuk mendampingi atau berkonsultasi.

Bagus Adi Nugroho
Hypnotherapy and Mindfulness

Artikel terkait

Gak Mindful ! Gak Papa !
Berusaha Mindful, Malah Mind Full

Tag terkait

Artikel Terbaru